Monday, October 15, 2012

Bahasa Pemrograman Avenue

Bahasa Pemrograman Avenue merupakan salah satu bahasa pemrograman yang memiliki kemampuan tinggi dalam pengembangan SIG. Avenue terlingkup dalam software ArcView GIS. Avenue memberi kemudahan untuk merombak ataupun membentuk kemampuan tambahan pada ArcView GIS.

Buku Avenue untuk Pengembangan Sistem Informasi Geografis membahas dasar-dasar pemrograman Avenue, tata tulis Avenue, teknik-teknik pemrograman obyek ArcView (MessageBox, View, Theme, Tabel, Legend, Graphic, Dialog Designer, Menubar, Buttonbar, dan Tollbar) hingga terapannya dalam suatu sistem informasi praktis. Buku ini cocok bagi pemula yang belum mengenal pemrograman Avenue maupun bagi mereka yang tingkat lanjut sebagai referensi.

Avenue Sebagai Pendukung ArcView GIS 

Kemampuan ArcView GIS pada berbagai serinya tidaklah diragukan lagi. ArcView GIS adalah sofware yang dikeluarkan oleh ESRI (Environmental System Reasearch Institute). Perangkat lunak ini memberikan fasilitas tehnis yang berkaitan dengan pengolahan data spasial. Kemampuan grafis yang baik dan kemampuan teknis dalam pengolahan data spasial tersebut memberikan kekuatan secara nyata pada ArcView untuk melakukan analisa spasial. Kekuatan analisis pemasaran, perencanaan wilayah dan tata ruang, sistem informasi persil, pengendalian dampak lingkungan, bahkan militer.

Mengapa ArcView dapat memiliki keluwesan yang sedemikian hebat? Hal ini dikarenakan adanya dukungan dari script Avenue. Melalui Avenue dapat dibentuk suatu “kemampuan baru” pada ArcView. Tentu saja hal ini membuat ArcView menjadi sangat luwes untuk diterapkan pada berbagai permasalahan spasial. Avenue dapat digunakan untuk “merombak” wajah ArcView sesuai dengan kebutuhan penggunanya.

Avenue adalah sebuah script atau bahasa pemrograman berorientasi object (OOP/Object Oriented Programming). Dengan Avenue in i dapat dibentuk sebuah interface baru pada ArcView, otomasi perkerjaan-perkerjaan yang bersifat berulang (repetitif), ataupun sebuah alur analisis spasial khusu yang belum terdapat pada ArcView tersebut. Avenue banyak digunakan untuk membentuk sistem informasi aplikatif pada suatu lembaga atau instansidengan basis ArcView GIS.

Avenue dilengkapi dengan kumpulan kelas-kelas yang ditunjukkan pada object dalam ArcView. Program menjalankan berbagai tugas dengan menggunakan suatu object ataupun memanipulasi object tersebut. Sebagai bahasa pemrograman berorientasi object, Avenue memiliki pola-pola yang hampir sama dengan bahasa-bahasa berorientasi object lain seperti Visual Basic, Visual Fox Pro, dan lain-lain.

Tata Tulis Avenue 

Beberapa hal umum yang perlu dipahami dalam penulisan bahasa Avenue adalah sebagai berikut:
1. Avenue adalah bahasa script berorientasi obyek. Semua proses didasarkan pada obyek.
2. Bahasa Avenue tidak sensitif terhadap sistem penulisan huruf besar dan kecil pada variabel.
3. Avenue memiliki elemen-elemen sebagai berikut:
* Nilai-nilai Boolean
* Nilai-nilai angka
* String
* Nilai enumerasi
* Daftar obyek
* Aplikasi Arcview
* Obyek kosong (nil)
* Variabel lokal
* Variabel global
* Sistem komentar
* Varian konstruksi pengontrol alur program


Penulisan Request 

Avenue merupakan bahasa berbasis obyek sehingga semua nilai didasarkan pada keberadaan obyek induknya. Sebuah sifat, nilai, dan proses harus terlebih dahulu dinyatakan kepada obyek apa hal tersebut dilakukan. Pernyataan untuk mengarahkan nilai, sifat dan proses tersebut dilakukan melalui sebuah request yang dihubungkan dengan obyek melalui simbol titik (.), simbol matematis atau simbol logikal. Penulisan request ada tiga bentuk, yaitu postfix, infox, dan prefix.

* Postfix
Bentuk penulisan postfix adalah request berada di akhiran : object.request
Contoh: view.print
MyView.CopyThemes

* Infix
Bentuk penulisan Infix adalah request berada ditengah: object request object
Contoh: a + b
Var1 * var2

* Prefix
Bentuk penulisan prefix adalah sebagai berikut: Not kondisi
Contoh: Not true




Variabel 

Variabel adalah obyek yang memiliki nilai berubah-ubah. Variabel sangat bermanfaat dalam sebuah pemrograman, bahkan hampir setiap tubuh program dapat dipastikan akan menggunakan variabel tersebut. Pemanfaatan variabel dapat ditetapkan sebagai variabel lokal ataupun variabel global. Variabel lokal adalah variabel yang nilainya hanya dapat digunakan pada sebuah subprogram saja dimana variabel tersebut berada. Variabel global adalah variabel yang nilainya dapat digunakan disemua bagian program.

Berikut adalah aturan penulisan variabel:
1. Nama variabel diawali dengan huruf, kecuali variabel global yang harus diawali dengan underscore atau garis bawah ( _ )
2. Nama variabel tidak boleh diawali dengan karakter khusus.
3. Sebaiknya nama variabel sesuai dengan fungsi variabel tersebut
4. Penggunaan nama variabel harus konsisten.

Contoh:
angka1 = 5
angka2 = 8
hasil = angka1 + angka2


Pengontrol Alur Program 

Avenue memiliki beberapa bentuk pengontrol alur program. Alur program dikendalikan pada sebuah sistem logika dengan menggunakan proses berikut:

1. If...then...else
Bentuk ini hanya akan menjalankan perintah yang memiliki kondisi true (benar).

2. For each...in...
Bentuk ini akan menjalankan perintah selama nilai variabel masi ada pada sebuah kumpulan atau daftar.

3. While...end 
Akan melaksanakan perintas secara terus menerus selama nilai pada ekspresi atau kondisi yang diuji bernilai benar.

4. Exit
Perintah EXIT akan menghentikan seluruh jalannya program dan akan mengeluarkan program dari program, sehingga perintah yag ada dibawahnya tidak akan dilaksanakan.

5. Return
Perintah RETURN akan mengembalikan alur program atau obyek ke program pemanggil atau induknya.

6. Break
Perintah BREAK akan menghentikan proses alur program hingga akhir pemberhentian terdekat.

7. Continue
Perintah CONTINUE akan melanjutkan alur program dan melewatkan kondisi dalam lingkup dimana program sedang dijalankan.


MessageBox 

MessageBox atau kotak pesan adalah sebuah obyek yang telah disediakan Avenue untuk digunakan sebagai penampil pesan atau mendapatkan masukkan tertentu. Kotak pesan ini berupa kotak dialog yang berisi pesan dan beberapa tombol khusus. Dalam perancangan sistem informasi menggunakan Avenue, MessageBox sangat sering digunakan karena praktis dan mudah penerapannya.

MessageBox dugunakan untuk memberikan masukkan data, pengambil keputusan, pilihan ataupun sekedar informasi. Nilai yang diperoleh dari sebuah MessageBox dapat disimpan pada sebuah variabel. Nilai yang dihasilkan dari sebuah MessageBox ini dapat berupa nilai masukkan data
ataupun nilai benar/salah (true/false).
1. MessageBox Info, Error, Warning
2. MessageBox YesNo dan YesNo Cancel
3. MessageBox Input, MultiInput, Password
4. MessageBox ChoiceAsString
5. MessageBox MultiListAsString


Pemrograman View 

View adalah media yang digunakan sebagai “media kerja” dalam ArcView untuk menampilkan data spasial. Pada object ini peta ditampilkan dengan berbagai variasinya. View adalah salah satu jenis dokumen yang merupakan turunan dari kelas DOC. Dokumen ini terdapat pada sebuah jendela (window) yang dapat dilakukan aksi Open, Close, Move, ataupun Resize.

Pembuatan Object View Baru 
View.make
Indentifikasi keberadaan view
Project.finddoc(“namaview”)

Membuka jendela view 

Pada saat dibentuk, jendela object view yang baru belum terbuka. Untuk membuka jendela view digunakan request:
Window.open
Object window dari view dapat diperoleh dengan menggunakan request
View.getwin

Pemberian nama view 

Object view biasanya diberi nama sesuai dengan data yang dimuatnya, atau berbagai proses yang ditampung pada view tersebut. Pemberian nama view ini akan memudahkan proses pencarian dan pengolahan data selanjutnya.

Contoh script dibawah ini akan membuat sebuah Dokumen View baru dan menampilkan sebuah Theme di dalamnya. Copy script tersebut dan paste di Dokumen Script yang baru, kemudian klik button Compile dan klik Run. Tutup Dokumen Scriptnya, maka View baru tersebut akan tampil.

Script tersebut adalah sebagai berikut :
theproject = av.GetProject ‘//Memanggil Dokumen Project di ArcView
TheView = View.Make ‘//Membuat View Baru
theView.SetUnits(#UNITS_LINEAR_METERS) ‘//Menentukan system Proyeksi dalam View yang baru
TheView.GetDisplay.setdistanceunits(#UNITS_LINEAR_KILOMETERS) ‘//Menentukan distance units dalam View yang baru
TheView.SetName(“Peta Administrasi”) ”//Memberi nama View yang baru
TheViewWin = TheView.GetWin ‘//Memanggil view yang baru dibuat
TheViewWin.Open ‘//Membuka view yang baru dibuat
theViewWin.Maximize ‘//Menampilkan View yang baru secara maximal
FileTheme = SrcName.Make(“d:\ware\admin.shp”) ‘//Menentukan Address Layer(Theme) yang ingin ditampilkan (sesuaikan dengan data Anda)
NewTheme = Theme.Make(FileTheme) ‘//Memilihnya sebagai Layer (Theme) baru sebagai pilihan
NamaTheme = NewTheme.SetName(“Layer Admin”) ”//Memberi nama Layer (Theme) pilihan
TheView.AddTheme(NewTheme) ‘//Menambahkan Layer (Theme) pilihan dalam View
NewTheme.SetVisible(true) ‘//Menampilkan Layer (Theme) pilihan dalam View (ganti dengan False untuk tidak ditampilkan)
NewTheme.SetActive(true) ‘//Mengaktifkan Layer (Theme) pilihan dalam View (ganti dengan False untuk tidak diaktifkan)

1 comment:

  1. salam kenal dri saya herdi...mohon petunjuk cara membuat scriptnya..membuat annotasi yang berbentuk grapich ke point..dan gimana caranya supaya anotasi tersebut masuk ke atribut point tersebut..terimakasih.."mohon pencerahan nya"

    ReplyDelete

Terimakasih telah membaca,

Semoga perjumpaan kali ini berkesan di hati sahabat-sahabat sekalian, silahkan diambil manfaatnya, serta dibawa pulang oleh-oleh pelajaran dan ilmunya. :)

Jika ingin meninggalkan jejak dan ingin mengirimkan komentar, Silahkan isi kotak komentar di bawah ini...