Sunday, December 11, 2011

Perencanaan TI Merupakan Investasi Jangka Panjang




     Kerjasama BNI-Alfabet-Multipolar


Jakarta
- Perusahaan yang lebih siap dalam merencanakan investasi teknologi informasi (TI) tentu akan lebih siap bersaing dan terhindar dari risiko biaya tinggi, semisal duplikasi sistem.

"IT Planning itu investasi jangka panjang bagi perusahaan," kata Susi Marlon, Dept Head Principal Relations & Marketing PT Multipolar Technology, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (10/12/2011).

Nah, perencanaan TI yang terukur dengan dukungan informasi yang terpusat, terkadang tak bisa dilakukan sendiri. Contohnya saja PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI).

"BNI menggunakan solusi planningIT dari Alfabet, dan Multipolar yang mengimplementasikan. Kita yang manage project-nya dan juga menyediakan engineer untuk technical support pada waktu implementasi," kata Susi.

Adopsi solusi planningIT ini ditujukan untuk membantu BNI dalam menyajikan transparansi informasi dari aset TI di BNI guna mendukung inisiatif transformasi bisnisnya.

"BNI memiliki aset TI yang besar dengan arsitektur TI-nya yang kompleks," tutur Henrisa Lubis, Chief Technology Officer dari BNI.

Dalam menjalankan proses bisnis dan berbagai insiatif transformasi bisnisnya, BNI menghadapi berbagai tantangan dengan arsitektur TI-nya yang kompleks dan aset TI yang besar.

Mulai dari menangani life cycle dari masing-masing aset TI, menjalankan integrasi dan kolaborasi diantara stakeholder dalam perencanaan investasi TI, hingga proses perencanaan dan analisis yang terpencar-pencar.

"Belum lagi, masalah proses perencanaan dan analisa yang semuanya masih dilakukan secara silo," tukas Henrisa lebih lanjut. BNI pun memilih solusi planningIT dari Alfabet untuk menjawab tantangan tersebut.

"Dengan solusi planningIT, sekarang kami bisa dengan mudah dan transparan melihat semua portofolio TI kami, serta hubungan keterkaitan antara satu dengan yang lainnya, sehingga memudahkan dalam merencanakan investasi TI dan melihat future-state arsitekturnya yang diselaraskan dengan strategi bisnis," ujar Henrisa.

Selain memperoleh transparansi dari IT landscape, dengan memanfaatkan solusi tersebut kini semua stakeholder BNI baik dari sisi bisnis maupun TI dapat menggunakan bahasa yang sama.

"Dengan sumber penyimpanan informasi dari planningIT, kini kami memiliki 'single source of truth' mengenai kondisi dari IT landscape di BNI. Laporan ini dapat dilihat oleh masing-masing stakeholder, dengan tampilan dashboard yang berbeda-beda yang dapat disesuaikan dengan pembagian peran atau kebutuhannya," tandas Henrisa.

sumber: http://www.detikinet.com

No comments:

Post a Comment

Terimakasih telah membaca,

Semoga perjumpaan kali ini berkesan di hati sahabat-sahabat sekalian, silahkan diambil manfaatnya, serta dibawa pulang oleh-oleh pelajaran dan ilmunya. :)

Jika ingin meninggalkan jejak dan ingin mengirimkan komentar, Silahkan isi kotak komentar di bawah ini...