Tuesday, August 16, 2011

Refleksi dan Opini Anak Negeri




"Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya." (QS. Al A'raaf : 96)

Perbedaan antara Negara berkembang (miskin) dan Negara maju (kaya) tidak tergantung pada umur Negara tersebut. Contohnya Negara India dan Negara Mesir yang umurnya lebih dari 2000 tahun, tetapi mereka tetap terbelakang (miskin). Disisi lain Singapura, Kanada, Austria & New Zealand - Negara yang umurnya kurang dari 20 Tahun dalam membangun, saat ini mereka adalah sebagian dari Negara maju di dunia, dan penduduknya tidak lagi miskin. 

Ketersedian Sumberdaya Daya Alam dari suatu Negara juga tidak menjamin Negara itu menjadi kaya atau miskin. Jepang mempunyai area yang sangat terbatas, daratannya 80% berupa pegunungan dan tidak cukup untuk meningkatkan pertanian dan peternakan akan tetapi, saat ini Jepang menjadi raksasa Ekonomi nomor 2 (Dua) di dunia. 

Jepang Laksana Suatu Negara "Industri terapung" yang besar sekali, mengimpor bahan baku dari semua Negara di dunia dan mengekspornya menjadi barang jadi. 

Negara Swiss tidak Mempunyai perkebunan Coklat, tetapi Swiss dapat smenjadi ebagai Negara pembuat Coklat terbaik di dunia. Negara Swiss sangat kecil, hanya 11% daratannya yang bisa ditanami. Swiss juga mengolah susu dengan kualitas terbaik (Nestle adalah salah satu perusahaan makanan terbesar di dunia). Swiss juga tidak mempunyai cukup reputasi dalam keamanan, integritas, dan ketertiban - tetapi saat ini bank-bank di Swiss menjadi bank yang sangat disukai di dunia. 

Para eksekutif dari Negara maju yang berkomunikasi dengan temannya dari Negara terbelakang akan sependapat bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dalam hal kecerdasaan. Ras dan warna kulit juga bukan hal yang penting, para imigran yang dinyatakan pemalas di Negara asalnya ternyata menjadi sumber daya yang sangat produktif di Negara-negara maju (kaya) di Eropa.

Lalu Apa ... Perbedaanya? 

Perbedaannya adalah pada sikap/perilaku masyarakatnya, yang telah di bentuk sepanjang tahun melalui Keagamaan, kebudayaan dan pendidikan. 

Berdasarkan analisis atas perilaku masyarakat di Negara maju, ternyata bahwa mayoritas penduduknya sehari-harinya mengikuti atau mematuhi prinsip-prinsip dasar kehidupan sebagai berikut: 

  1. Etika, sebagai prinsip dasar kehidupan sehari-hari 
  2. Kejujuran dan integritas 
  3. Bertanggung jawab 
  4. Hormat pada aturan dan hukum masyarakat 
  5. Hormat pada Hak orang/warga lain 
  6. Cinta pada pekerjaan 
  7. Berusaha keras untuk menabung
  8. Investasi Mau bekerja keras 
  9. Tepat waktu 
Di Negara miskin/terbelakang, hanya sebagian kecil masyarakatnya mematuhi prinsip dasar kehidupan tersebut. Kita bukan miskin (terbelakang) karena kurang sumber daya alam, atau karena alam yang kejam kepada kita. Kita terbelakang/lemah/miskin karena perilaku kita yang kurang/tidak baik. Kita kekurangan kemauan untuk mematuhi dan mengajarkan prinsip dasar kehidupan yang akan memungkinkan kita pantas membangun masyarakat, Ekonomi, dan Negara.

Sahabat...


 1. Negara ini punya pertambangan emas terbesar dengan kualitas emas terbaik di dunia. namanya PT Freeport.

2. Negara ini punya cadangan gas alam TERBESAR DI DUNIA! tepatnya di Blok Natuna.


3. Negara ini punya Hutan Tropis terbesar di dunia. hutan tropis ini memiliki luas 39.549.447 Hektar, dengan keanekaragaman hayati dan plasmanutfah terlengkap di dunia.


4. Negara ini punya Lautan terluas di dunia. dikelilingi dua samudra, yaitu Pasific dan Hindia hingga tidak heran memiliki jutaan spesies ikan yang tidak dimiliki negara lain.


5. Negara ini punya jumlah penduduk terbesar ke 4 didunia.


6. Negara ini memiliki tanah yang sangat subur. karena memiliki banyak gunung berapi yang aktif menjadikan tanah di negara ini sangat subur terlebih lagi negara ini dilintasi garis katulistiwa yang banyak terdapat sinar matahari dan hujan.


7. Negara ini punya pemandangan yang sangat eksotis dan lagi-lagi tak ada negara yang bisa menyamainya. dari puncak gunung hingga ke dasar laut bisa kita temui di negara ini.


Negara ini sangat amat kaya sekali, tak ada bangsa atau negara lain sekaya INDONESIA! tapi apa yang terjadi?


Kemiskinan Merajalela !!! dialah INDONESIA!


untuk EXXON MOBIL OIL, FREEPORT, SHELL, PETRONAS dan semua PEJABAT NEGARA yang menjual kekayaan Bangsa untuk keuntungan negara asing...


Mana Para Pemuda??? Mana Pahlawan-Pahlawan Bangsa??? Mana Regenerasi Soekarno??? Mana Regenerasi Hatta???






Ini beberapa alasan kenapa aku bangga sebagai Bangsa Indonesia.


1. Negeri Indonesia begitu indah, Mulai dari puncak gunung, hamparan daratan, sungai, laut hingga kedalaman laut semua indah dan punya potensi wisata.

2. Negeri Indonesia begitu kaya dan subur, Tidak disangsikan lagi bahwa kekayaan alam, baik daratan, lautan bahkan tambang yang ada di Indonesia sangatlah melimpah. Tanah Indonesia sangat subur, karena begitu suburnya “tongkat kayu” pun bisa ditanam (mengambil lirik lagunya Koes Bersaudara, contoh tongkat kayu yang dimaksud adalah ubi/singkokng ).

3. Bangsa Indonesia Bangsa yang Majemuk, tapi punya semangat persatuan yang tinggi.  Apa yang membuat Indonesia tetap berdiri hingga saat ini yang sudah 64 tahun tetap utuh dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia ?

Semboyan Bhineka Tunggal Ika, bukan sekedar semboyan tapi telah menjadi ruh/jiwa dan mendarah daging di dalam hati setiap warga negara. Bayangkan saja, ada berapa banyak suku dan golongan di Indonesia, tetapi semuanya tetap bisa hidup rukun dan damai (kalaupun ada friksi sifatnya hanya sesaat) dan bisa diatasi dan ada solusi bersama untuk menuntaskannya.

4. Negeri dengan sumber daya manusia yang kreatif dan inovatif. Telah banyak inovasi dan kreasi yang dibuat oleh anak bangsa yang bisa di sumbangkan buat bangsa lain. Baik ide, prakarsa maupun yang lainnya. Sebut saja, betapa gagasan Indonesia membentuk Gerakan Non-Blok (setalah KTT Asia Afrika) di era tahun 60-an (terpisah dari blok Barat dan Timur). Secara tidak langusng Kemerdekaan Indonesia bisa menjadi inspirasi negara lain untuk merdeka.

Di masa sekarang ini, dunia teknologi Indonesia turut menyumbang apresiasi di dunia internasional, diantaranya : Wajan bolic, Teknologi ECVT yang dipakai oleh NASA.

5. Keunikan budaya dan kesenian bangsa. Ini tidak diragukan lagi, budaya daerah dan kesenian daerah di Indonesia sangatlah unik. Hampir setiap propinsi dari 33 propinsi di Indonesia mempunyai bahasa daerah (tapi tetap menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa sehari-hari), punya lagu daerah, tarian daerah, makanan khas daerah bahkan produk daerah. Salah satu produk Indonesia yang sudah cukup di kenal oleh dunia adalah : batik.

 

Apakah HANYA CUKUP dengan BANGGA SEBAGAI BANGSA INDONESIA

Tentu saja tidak, selain bangga sebagai bangsa Indonesia, kita seharusnya juga dapat memberikan sesuatu yang berarti bagi negeri ini. Bagaimana caranya ? Salah satu cara sederhana yang aplikatif adalah dengan mencintai produk dalam negeri, menjaga keamanan kehidupan bersosial dan bermasyarakat (dengan menghargai hak orang lain),menjaga lingkungan (tidak membuang sampah sembarangan) dan ini setidaknya dapat kita mulai dari diri kita sendiri.

Masih banyak tantangan yang harus kita pecahkan bersama dalam mewujudkan cita-cita bangsa. Dewasa ini semakin dirasakan menurunnya semangat nasionalis bangsa, kita selalu disibukkan dengan kepentingan ekonomi pribadi kita masing-masing ( orang per orang ), tidak terlalu ambil pusing dengan masalah di sekitar kita, terlebih lagi kehidupan di kota metropolitan. Sebagian orang menganggap permasalahan negeri ini hanya menjadi tugas dan tanggung jawab aparatur negara saja.



Contoh konkrit misalnya masalah sampah, masih banyak banyak dari kita yang belum begitu peduli dengan sampah,padahal kebiasaan membuang sampah sembarangan, kerap kali menjadi sumber masalah. 

Mungkin mereka menganggap dengan membuang sampah sembarangan, itu bukan masalah kan nanti juga akan ada petugas kebersihan yang akan memungut dan membersihkannya. 

Padahal jika kita sedikit peduli, maka masalah sampah ini akan teratasi, karena ada cara daur ulang sampah dan ada cara pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos.

Terlepas dari permasalahan bangsa yang lainnya, sudah sepatutnya kita mengisi makna kemerdekaan kita ini dengan memulai mencintai negeri kita ini. Bagaimana cara menumbuhkan rasa cinta negeri ini?

Rasa memiliki Indonesia akan mendatangkan rasa mencintai, dan jika sudah mencintai maka akan tumbuh rasa ingin selalu menjaganya disetiap kesempatan dan dengan seluruh kemampuan, tentunya semangat ini dahulu yang dimiliki para pejuang bangsa saat merebut dan mepertahankan kemerdekaan.


Meminjam kata dari Alm.Mbah Surip kini saatnya kita mengatakan

“Indonesia, I Love You Full”

Aku bangga menjadi bangsa Indonesia, karena aku mencintai Indonesia.


Aku akan selalu menjaga Indonesiaku tercinta, walau hanya dengan ‘membuang sampah pada tempatnya’.

Sudah siapkah antunna sekalian melakukan perubahan bagi negeri ini?
Kita harus berubah dan bertindak saudaraku!! dan perubahan dimulai dari diri kita sendiri.

No comments:

Post a Comment

Terimakasih telah membaca,

Semoga perjumpaan kali ini berkesan di hati sahabat-sahabat sekalian, silahkan diambil manfaatnya, serta dibawa pulang oleh-oleh pelajaran dan ilmunya. :)

Jika ingin meninggalkan jejak dan ingin mengirimkan komentar, Silahkan isi kotak komentar di bawah ini...