Tuesday, December 21, 2010

Cara Mengenali Kemampuan Diri




KENALI BAKAT ANDA:

·         Wujudnya : musik, seni rupa, sastra, tata boga s.d. kepemimpinan.
·         Orang yang berbakat, dengan belajar sendiripun(Otodidak) sudah cukup.
·         Faktor pendukung bakat :
1.      Faktor bawaan
2.      Faktor lingkungan yang mendukung
3.      Faktor kemauan untuk mengembangkan bakat
·         Bakat lebih berkaitan dengan hal-hal praktis.
·         Bakat bisa lebih dari satu :
o   Sedikit yang bisa tersalurkan
o   Umumnya sebagian terpendam lalu hilang !!!
·         Hobby :
o   Tumbuh di awal perkembangan sebagai anak.
o   Keinginan untuk mengumpulkan informasi sebanyak mungkin dari sesuatu yang kita minati.
·         Indikasi bakat : kepekaan dan kecepatan kita menanggapi rangsang yang muncul.
·         Dengan mengembangkan keingintahuan kita pada suatu bidang, hal ini akan merembet kepada keingintahuan kita pada bidang-bidang lainnya.
·         Contoh mengembangkan kemampuan menulis :

   o   Banyak membaca tulisan yang dinilai baik.
   o   Karya sastra : latih kepekaan ritme, suasana, humor, ironi.
   o membaca karya “kreatif”
   o karya jurnalistik : latih observasi
   o
Cari teman diskusi
   o   Bersedia gagal.
   o   Latihlah diri tanpa putus-putusnya.

RUMUSAN SINGKAT HAMBATAN :

1. Kurang Mampu Mengatur Diri : tidak mampu menggunakan waktu, tenaga, dan keterampilan seseorang atau tidak mampu menghadapi ketegangan hidup manajerial.

2.  Nilai Pribadi Kabur : tidak melihat jelas nilai-nilai seseorang atau mempunyai nilai yang tidak tepat bagi kehidupan kerja dan pribadi dalam dunia modern dewasa ini.

3.  Tujuan Pribadi Kabur : tidak jelas mengenal tujuan hidup pribadi atau tujuan kerja atau mempunyai tujuan yang tidak cocok dengan pekerjaan dan kehidupan dewasa ini.

4. Pengembangan Pribadi Terhambar : kurang mempunyai sikap dan kemampuan menghadapi tantangan dan kesempatan.

5. Kurang Terampil Memecahkan Masalah : kurang mampu memecahkan masalah dan mengambil keputusan dan strategi yang perlu untuk memecahkan masalah rumit.

6. Kreatifitas Rendah : kurang mampu melahirkan gagasan yang baru dan memanfaatkannya.

7. Pengaruh Rendah : kurang berpengaruh untuk meminta kesanggupan dan bantuan orang lain atau mempengaruhi keputusan mereka.

8. Kurang Pemahaman Manajerial : kurang cukup memahami bagaimana memberi motivasi kepada orang atau bersikap kepemimpinan yang kuno, tidak manusiawi atau tidak cocok.

9.  Kurang Mampu Menyelia : kurang memiliki kemampuan praktis untuk memperoleh hasil melalui usaha orang lain.

10. Kurang Mampu Melatih : kurang mempunyai kemampuan atau kesediaan membantu orang lain berkembang dan memperluas kemampuan mereka.

11. Kurang Mampu Membina Tim : tidak mampu membantu kelompok atau tim berkembang dan menjadi efektif.

SURVEY HAMBATAN KRITIS :

Petunjuk untuk melakukan survai :

Dibawah, Anda menemukan 110 pertanyaan yang mungkin benar bagi Anda atau mungkin juga tidak benar bagi Anda. Isilah kertas jawaban. Bacalah masing-masing pernyataan, dan jika Anda merasa itu benar bagi Anda, tandailah kotak yang tepat pada lembar jawaban.

 Jika anda merasa ragu mengenai suatu pernyataan, pikirkan mengenai hal tersebut dan jawablah dengan apa yang Anda rasa paling dekat dengan kebenaran. Hendaklah Anda menjawab sejujur mungkin.

1.            Saya tidak puas mengenai kesehatan fisik saya
2.            Saya tidak pasti bagaimana pendirian saya atau pelbagai masalah yang prinsip
3.            Saya kadang-kadang merasa bahwa saya harus mengambil keputusan penting mengenai hidup saya, namun saya menghindari untuk melakukannya
4.            Saya tidak banyak berusaha mengembangkan pribadi saya
5.            Saya kerap kali tidak mampu memecahkan masalah secara efektif
6.            Saya kerap kali tidak mengadakan eksperimen dan mencoba gagasan baru
7.            Saya kerap kali kecewa karena saya merasa bahwa pandangan saya tidak diperhitungkan sepenuhnya oleh orang lain
8.            Saya tidak membicarakan dan memahami prinsip yang mendasari praktek managemen saya
9.            Saya mengalami kesulitan untuk meminta bawahan saya bekerja dengan efektif
10.        Saya yakin bahwa pelatihan bawahan saya pertama-tama merupakan tanggung jawab orang lain
11.        Saya merasa memimpin rapat itu sulit dan kerap kali tidak menyenangkan
12.        Saya terlalu memaksa diri untuk memenuhi tuntutan pekerjaan
13.        Saya jarang sekali meminta orang untuk memberikan tanggapan atas pendekatan dasar saya terhadap hidup dan pekerjaan
14.        Jika ditanya saya akan mengalami kesulitan mengatakan kepada seseorang, apa yang ingin saya lakukan dalam hidup saya
15.        Saya yakin bahwa potensi saya sudah sepenuhnya dikembangkan
16.        Pendekatan saya terhadap masalah kerap kali tidak sistimatik
17.        Anda dapat menggambarkan saya sebagai “orang yang tidak suka akan perubahan”
18.        Saya mengalami kesulitan mempengaruhi orang lain dengan berhasil
19.        Saya tidak memikirkan secara mendalam tentang gaya manajemen saya
20.        Kadang-kadang saya merasa bahwa saya menerima dukungan yang tidak memadai
21.        Tidak banyak tenaga yang saya berikan untuk melatih dan mengembangkan bawahan saya
22.        Pada umumnya, saya merasa bahwa teknik untuk pengembangan kelompok tidak merupakan tugas dalam dunia organisasi
23.        Saya sangat tidak menyukai gagasan menjadi orang yang tidak terkenal
24.        Kadang-kadang saya mengambil cara yang mudah dari pada melakukan apa yang saya ketahui seharusnya dikerjakan
25.        Tujuan pribadi dan tujuan kegiatan/organisasi saya kerapkali bertentangan
26.        Saya tidak mengharapkan/mengalami hidup/kerja saya menggembirakan
27.        Jarang sekali saya meninjau kembali sasaran kegiatan/organisasi saya
28.        Kerap kali saya merasa bahwa orang lain lebih kreatif dari saya
29.        Saya mengalami kesulitan memberikan kesan pertama yang baik
30.        Jarang saya membicarakan atau mencari umpan balik mengenai kekuatan dan kelemahan saya sebagai seorang manager
31.        Saya mengalami kesulitan membina hubungan positif dengan bawahan saya
32.        Jarang sekali saya menyisihkan waktu untuk meninjau kembali kebutuhan perkembangan bawahan saya
33.        Saya tidak mempunyai pengalaman nyata dalam membina tim
34.        Saya tidak pandai mengatur waktu secara efektif
35.        Saya kerap kali tidak tegas dalam hal prinsip
36.        Jarang sekali saya mencoba mengukur prestasi saya secara objektif
37.        Jarang sekali saya mencari pengalaman baru
38.        Kerap kali saya mengalami kesulitan dalam menangani informasi
39.        Kadang-kadang kebutuhan saya untuk selalu tertib-teratur menghambat saya untuk melakukan eksperiman
40.        Saya kerap sekali merasa bahwa saya tidak cukup berani mengemukakan pendapat
41.        Pada umumnya, saya yakin bahwa saya tidak dapat mengubah sikap orang terhadap pekerjaan.
42.        Saya ragu apakah bawahan saya berusaha bekerja sebaik mungkin bagi organisasi.
43.        Terus terang saya tidak melihat manfaat menempatkan aktifis yunior dalam posisi pengambil keputusan diorganisasi saya.
44.        Saya tidak berusaha menciptakan suasana terbuka dan penuh kepercayaan dalam kelompok kerja.
45.        Saya merasa bahwa kehidupan pribadai dan keluarga saya sangat dirugikan oleh pekerjaan saya.
46.        Kadang-kadang saya menyadari bersikap berlawanan dengan keyakinan saya.
47.        Jarang sekali saya mencari umpan balik dari orang lain mengenai prestasi atau kemampuan saya.
48.        Aktivitas saya sangat mempengaruhi kehidupan pribadi saya
49.        Saya bukan perencana yang baik.
50.        Saya cenderung putus asa dan menyerah kalau pemecahan tidak ditemukan dengan segera.
51.        Saya mengalami kesulitan dalam berhubungan dengan orang lain
52.        Saya sebenarnya tidak tahu apa yang menjadi motivasi orang untuk berprestasi tinggi.
53.        Saya merasa sulit untuk mendelegasikan wewenang secara efektif
54.        Saya cenderung menghindari memberikan umpan balik pribadi kepada orang lain, kecuali bila diminta secara khusus.
55.        Hubungan antara tim yang saya pimpin dengan tim lainnya dalam organisasi seharusnya lebih baik.
56.        Aktivitas sangat membuatku lelah.
57.        Saya tidak yakin bahwa pada dasarnya berguna mempertahankan nilai-nilai saya.
58.        Saya ingin meninjau-ulang kemajuan dan pretasi saya secara teratur
59.        Saya tidak menyukai tantangan.
60.        Saya tidak meninjau ulang kemajuan dan prestasi saya secara teratur
61.        Saya dituduh terlalu lunak.
62.        Saya mengalami kesulitan meminta orang bersikap seperti yang saya inginkan.
63.        Dalam mengatur orang, saya merasa saat mencoba menerapkan gagasan-gagasan baru dalam manajemen tidak banyak manfaatnya.
64.        Kerap kali saya gagal mencapai tingkat motivasi yang tinggi di antara bawahan saya.
65.        Saya yakin bahwa membimbing bawahan secara efektif itu bukan tanggung hawab seorang manajer pada umumnya.
66.        Sebagai seorang manajer, saya yakin bahwa saya harus menjadi pemimpin bawahan saya dalam kegiatan apapun.
67.        Saya cenderung makan terlalu banyak.
68.        Kadang-kadang saya merasa bahwa nilai-nilai saya tidak konsisten
69.        Saya tidak mempunyai cukup empati kepada rekan-rekan sekerja saya
70.        Saya jarang berfikir mengenai apa yang menghambat saya untuk menjadi efektif.
71.        Saya secara sadar tidak menggunakan orang untuk membantu diri saya sendiri memecahkan masalah.
72.        Saya mengalami kesulitan dalam memimpin orang-orang yang berjiwa inovatif tinggi.
73.        Saya tidak puas terhadap prestasi saya dalam rapat-rapat.
74.        Saya cenderung memakai pendekatan yang seragam dalam memimpin orang lain tanpa mempedulikan pengalaman ataupun kepribadian mereka.
75.        Saya sungguh mengalami kesulitan berhubungan dengan beberapa orang bawahan saya.
76.        Kesempatan untuk belajar dan perkembangan itu ada bagi bawahan saya, tetapi kerapkali dibiarkan lewat tak terpakai.
77.        Saya tidak selalu melihat jelas apa yang diharapkan dari kelompok yang saya pimpin.
78.        Kerap kali saya tidak merasa bersemangat dan gembira.
79.        Saya tidak yakin bagaimana pendidikan yang saya terima mempengaruhi keyakinan-keyakinan saya.
80.        Saya tidak mempunyai rencana karier yang jelas, namun saya merasa saya harus mempunyainya.
81.        Saya cenderung menyerah kalau pekerjaan menjadi sulit.
82.        Saya kurang berani memimpin rapat untuk memecahkan masalah.
83.        Melahirkan gagasan kerap kali merupakan kesulitan bagi saya.
84.        Kadang-kadang saya tidak melakukan apa yang saya katakana.
85.        Saya yakin bahwa orang terlali banyak mempertanyakan keputusan manajer dewasa ini.
86.        Saya kurang merumuskan peran dan sasaran dari bawahan saya.
87.        Saya yakin bahwa tidak banyak yang dapat dipelajari mengenai bimbingan bagi orang lain; atau orang berbakat untuk melakukan hal itu atau tidak pernah akan mampu melakukannya.
88.        Saya tidak memiliki keterampilan yang dituntut untuk membentuk suatu tim yang efektif.
89.        Teman-temanku kadang-kadang memberitahu bahwa saya kurang memperhatikan diri saya.
90.        Saya ragu mendiskusikan keyakinan pribadi saya dengan orang lain.
91.        Saya tidak mendiskusikan tujuan jangka panjang saya dengan orang lain.
92.        Saya dapat digambarkan dengan tepat sebagai “orang yang terbuka dan luwes”.
93.        Pada umumnya, saya tidak menggunakan pendekatan metodis untuk memecahkan masalah.
94.        Kalau saya berbuat salah, saya merasa malu dan rendah diri.
95.        Saya bukan pendengar yang baik.
96.        Saya merasa sulit mendelegasikan pekerjaan kepada orang lain secara efektif.
97.        Seandainya saya tegas, saya ragu sejauh mana orang yang saya pimpin akan memberikan dukungan kepada saya.
98.        Beberapa orang bawahan saya kurang memiliki keterampilan yang diperlukan.
99.        Saya merasa bahwa orang-orang yang saya pimpin tidak banyak memberikan sumbangan diluar apa yang mereka berikan sekarang ini.
100.    Kadang-kadang saya mengalami kesulitan mengatasi kesulitan emosional saya.
101.    Saya tidak yakin seberapa dekat nilai-nilai saya berdekatan dengan nilai-nilai organisasi.
102.    Biasanya saya tidak mencapai ambisi pribadi saya.
103.    Jarang sekali saya meluangkan usaha saya.
104.    Saya rasa saya mempunyai masalah yang lebih banyak dan lebih besar dewasa ini dan daripada beberapa tahun yang lalu.
105.    Saya tidak menilai hal-hal kecil dalam pekerjaan.
106.    Saya tidak merasa bahwa orang cukup segan terhadap saya.
107.    Kerapkali saya harus memimpin orang lain dengan metode yang sebenarnya tidak saya yakini.
108.    Saya mencurigai bawahan saya tidak memberikan penghargaan tinggi kepada saya sebagai seorang manajer.
109.    Saya tidak berpendapat bahwa penting bagi orang lain mampu melakukan tugas saya.
110.    Pada dasarnya saya bukanlah orang yang cocok untuk bekerja dalam tim.


A
B
C
D
E
F
G
H
I
J
K
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
77
78
79
80
81
82
83
84
85
86
87
88
89
90
91
92
93
94
95
96
97
98
99
100
101
102
103
104
105
106
107
108
109
110


Jumlah :












Salinlah masing-masing jumlah keseluruhan dari lembar grada jawaban dalam kolom pertama (nilai Anda) table dibawah ini :

Nilai Anda
Kekuatan
Urutan
Urutan Sebaliknya
Hambatan
A
Mampu mengatur diri


Ketidak mampuan mengatur diri
B
Nilai yang jelas


Nilai-nilai Pribadi yang kabur
C
Tujuan Pribadi yang Jelas


Tujuan Pribadi yang Tidak Jelas
D
Selalu Berusaha Mengembangkan Diri


Perkembangan Pribadi yang Kerdil
E
Cukup Terampil Memecahkan Masalah


Kemampuan yang Tidak Memadai untuk Memecahkan Persoalan
F
Kreatifitas Tinggi


Kreatifitas Rendah
G
Wibawa Besar


Wibawa Rendah
H
Pemahaman Manajerial


Pemahaman Manajerial Terbatas
I
Terampil Menyelia


Kemampuan Penyeliaan yang Rendah
J
Mampu Melatih


Kemampuan Latih yang Rendah
K
Kemampuan Bekerja dalam Tim Tinggi


Kurang Mampu Membina Tim


Kekuatan
Hambatan


        Isilah pada kolom “urutan” (Ranking) dengan memberikan nilai 1 untuk yang paling tinggi, angka 2 untuk nilai kedua tertinggi, dst. Nilai terendah adalah angka 11. Isilah kolom “Urutan Sebaliknya” dengan menuliskan nilai terendah pada urutans pertama dst. Nilai tertinggi ditulis pada urutan 11
Isilah “Kotak rangkuman”. 

       Kotak dengan tulisan “Kekuatan Pribadi” menunjukkan bidang dengan sedikit masalah yang Anda hadapi dan kotak dengan tulisan “Hambatan Pribadi” menunjukkan bidang yang berisi kebutuhan perkembangan yang nampaknya menonjol bagi Anda.

KOTAK RANGKUMAN :

Nomor
Kekuatan Pribadi
Nomor
Hambatan Pribadi













No comments:

Post a Comment

Terimakasih telah membaca,

Semoga perjumpaan kali ini berkesan di hati sahabat-sahabat sekalian, silahkan diambil manfaatnya, serta dibawa pulang oleh-oleh pelajaran dan ilmunya. :)

Jika ingin meninggalkan jejak dan ingin mengirimkan komentar, Silahkan isi kotak komentar di bawah ini...