Sunday, October 11, 2009

Mimpi Yang Terealisasikan...



    Selama bertahun-tahun, jawatan kereta api memimpikan untuk membangun rel melalui gunung Andes, dan juga di sepanjang sungai Rimac. Para insinyur dari seluruh dunia didatangkan untuk merancangnya, tetapi mereka semua menyimpulkan bahwa proyek tersebut mustahil dilaksanakan. Lalu, sebagai jalan terakhir, mereka memanggil seorang insinyur dari Polandia bernama Malinowski.

   Reputasi Malinowski tidak diragukan lagi, tetapi pada saat itu usianya sudah 60 tahun dan tak seorangpun akan memberikan tanggung jawab besar tersebut kepadanya. Meskipun demikian, Malinowski yakin pekerjaan tersebut akan berhasil jika wakil-wakil dari berbagai negara dapat ikut terlibat di dalamnya. Kemudian ia pum mulai dipekerjakan untuk membangun rel kereta api yang tertinggi di dunia.

 
 
    Membuat konstruksi rel merupakan tantangan geografi dan politik yang harus dihadapi. Proyek tersebut memerlukan 62 terowongan dan 30 jembatan. Satu terowongan panjangnya 4000 kaki dan diantaranya berketinggian 15000 kaki di atas laut. Ada dua peristiwa, revolusi yang terjadi pada satu atau dua negara, yang menyebabkan terhambatnya pekerjaan konstruksi tersebut. Pernah Malinowski harus melarikan diri dari Peru dan mengawasi jalanya proyek dari balik penjara. Tetapi tidak ada yang menyurutkan langkah orang tua dari Polandia ini untuk membangun rel kereta api yang dianggap sebagai keajaiban dunia ketika selesai tahun 1880. Dalam hidup ini kita harus mengelola kesempatan yang ada dalam setiap masalah untuk mencapai kesuksesan yang kita harapkan. Setiap masalah pasti ada cara untuk menyelesaikanya. Dan yang harus kita pikirkan saat masalah menghampiri kita adalah Bagaimana cara untuk menyelesaikan masalah ini. Jangan menganggap masalah yang kita hadapi sulit sebelum kita mencoba berbagai cara untuk menyelesaikanya. Ada beribu jalan ke roma begitu juga ada banyak cara yang harus kita cari untuk menyelesaikan masalah. Tapi terkadang orang hanya berfikir bagaimana menghindari masalah bukanya memikirkan bagaimana menghadapi masalah.Bukanlah orang bijak dan berani jika kita hanya mampu menunggu di rel sejarah bukan menciptakan keretanya sendiri untuk membawanya ke stasiun masa depan...By Martin M. Baihaqi.

No comments:

Post a Comment

Terimakasih telah membaca,

Semoga perjumpaan kali ini berkesan di hati sahabat-sahabat sekalian, silahkan diambil manfaatnya, serta dibawa pulang oleh-oleh pelajaran dan ilmunya. :)

Jika ingin meninggalkan jejak dan ingin mengirimkan komentar, Silahkan isi kotak komentar di bawah ini...